Ayung - Townsend Oregon Trail

 

Townsend Oregon Trail

Window Shopping atau lebih dikenal dengan liat doang beli engga, merupakan aktifitas yang cukup awam di skena sepeda. Kadang dari liat-liat itu rasa ingin tahu muncul, untuk mengetahui cerita atau latar belakang dari barang yang dijual. Dari kegiatan cari tahu itulah rasa ingin memiliki barang tersebut lebih tinggi lagi.

Contohnya Ayung, pemilik dari Townsend Oregon Trail ini. Awalnya ia melihat decal Townsend Oregon Trail ini di Internet, lalu mencari beberapa informasi terkait sepeda ini. Menurut hasil nguliknya, Townsend Oregon ini  adalah sepeda buatan Federal yang diproduksi untuk pasar Inggris. Setelah mendapatkan informasi tersebut Ayung mencari Frame ini di Facebook Marketplace dan mengambilnya di tempat pengepul sepeda daerah Sawangan.




Mengusung konsep commuter bike dari Blue Lug, awalnya ia menggunakan Barset Siwmorks Little Nick dan Stem Nitto Technomatic. Setelah ia coba pakai beberapa kali, ia merasa kurang nyaman dengan setup tersebut dan akhirnya mengganti dengan setup yang sekarang. 

Penggunaan stem Sakae yang memiliki rise lebih tinggi dari Technomatic membuat lebih nyaman, ditambah handle bar dari Edsen Samosir yang lebih mundur ngebuat posisi gowes jadi semakin rileks. Kenyamanan adalah kunci untuk menikmati tiap kayuhan saat keluyuran.





Selain kenyamanan, menurut Ayung hal yang paling Vital untuk membangun sepeda adalah keamanan dari komponen yang dipilih. Groupset 3x9 gado-gado dari shimano menurutnya memenuhi 2 hal tersebut. Crankset Deore LX dan RD Shimano XT 9 percepatan dipilih karena memiliki reputasi yang baik, shifting-nya halus dan sangat terbukti untuk ugal-ugalan di track tanah. Keuntungan dari menggunakan triple chainring adalah dapat menggunakan sprocket belakang yang lebih tight, karena adanya chainring paling kecil atau biasa disebut Granny Gear untuk menanjak. Tetapi tetap mendapatkan rasio 48-11 untuk ngebut di jalan datar.

Untuk Power Transfer Ayung memilih pedal MKS Bear Trap. Menurut ulasannya, pedal ini cocok karena sangat nge-grip kalo dikombinasikan dengan sepatu Sneakers. Kombinasi Drivetrain seperti ini ngebuat Ayung aman dan nyaman saat menggunakan sepeda ini long ride ke Bogor dan Megamendung.






Kenyamanan dan keamanan berkendara lainnya juga masuk ke bagian pemilihan sadel. Sadel ini adalah WTB Volt Pro Titanium Rail. Material Railing dari Titanium memiliki kekuatan saat sadel menerima impact dari ajrut-ajrutan. Sadel ini juga memiliki bagian busa yang nyaman untuk berkendara jauh.



Masuk ke bagian kaki-kaki Ayung memilih hub Deore XT Parallax dengan rims Mavic X221, dibalut ban Maxxis DTH Maxxpro. Rims Mavic ini sudah double wall dan memiliki eyelet pada bagian rim hole nya, sehingga lebih kuat dan lebih awet jadi enggak kepikiran kalo mau dipake gowes jauh. Untuk pilihan "karet melingkar", ia memilih ban ini karena enggak terlalu macul karena memang dibuat untuk jalanan aspal. Cukup untuk menerabas becekan dan nanjak flyover dengan mudah. "Yang terpenting dari semua itu (wheelset) gua pake HFH XT Parallax, enak banget. Hemat tenaga karena enteng dan cocok untuk ngebut tipis-tipis". Tutup Ayung saat sesi Wawancara.

 







Selamat buat Ayung karena berhasil mendapatkan sepeda hasil dari berselancar di Internet. Semoga sepeda ini awet dan bisa dipake terus-terusan! Kalo lo gimana? apakah lo udah dapet barang yang lo liat di Internet atau masih melanjutkan aktifitas window shopping sambil mencari informasi di internet? Tulis di kolom komentar ya !






Daftar Komponen Townsend Oregon Trail Ayung


Comments