 |
| Cinelli Vigorelli Caleido |
Halo, Selamat datang di artikel pertama gue. Blogspot yang akan gue buat secara konsisten ini (mudah-mudahan) akan memuat tulisan dan foto-foto sepeda dari berbagai aliran. Fixed / Free, Single / Multi Speed, dan berbagai ukuran ban.
Kalo lo pesepeda, semoga apa yang gue buat bisa jadi bahan Referensi, "cuci mata" atau sekedar bengong sambil ngebatin "kapan yah???". Kalo lo bukan peseda, semoga salah satu artikel disini bisa jadi 'pemantik' lo untuk make sepeda entah untuk moda transportasi, atau sekedar sarana rekreasi haha-hihi.
Untuk pembaca yang bukan pesepeda, kita pesepeda suka banget gonta ganti setup sepeda. 'padu-padan' komponen, nyocokin dengan kenyamanan atau ya sekedar memenuhi hasrat kebendaan semata. Tapi gak sedikit juga pesepeda yang akhirnya nemu titik berhenti dari ganti ini itu.

Salah satu contohnya adalah temen gue Yahya Kurniawan atau kalo di jejaring sosial familiar dengan username Yakurss. Beberapa waktu yang lalu gue sempet ngobrol ngobrol dengan Yakurss soal perjalanan bermain Fixedgear-nya. Mulai dari Soloist 1st Gen, Leader 725TR, Cinelli Vigorelli Prima 2009, Cinelli Mash Parallax Optical White, Guerciotti Shadow, sampai ke pilihan terakhirnya yaitu Cinelli Vigorelli Caleido atau Vigorelli 3D.
Menurut Yakurss, Cinelli Vigorelli adalah Cinelli paling nyaman dibandingkan dengan Cinelli Mash Parallax atau Histogram. Setelah gue kulik dan tanya beberapa teman, ternyata Cinelli Mash memang lebih agresif. Parallax punya Head Tube Angle dan Fork Rake yang lebih tegak. Ngebuat Tipe ini jadi paling gampang buat Toe Overlap atau kaki mentok saat cockpit manuver. Kalo Histogram? Karna Pursuit ngebuat reach lebih pendek. Dua hal itulah yang ngebuat Parallax dan Histogram ini lebih agresif daripada Vigorelli.
 |
Omnium, Dura Ace dan Izumi Jet Black.
|
Seperti yang udah gue singgung diatas, kalo sepeda ini nyaman. Yakurss sering pake ini sepeda buat bike to work, looping, bahkan ikut Rapha Festive 500 dengan rute Jakarta-Cirebon-Jakarta. Kalo coffee shop hopping atau sekedar 'gocapan' ga usah dipertanyakan lagi lah ya?
 |
| Dura Ace 7710 49t |
Karena Vigorelli ini udah dipake sejak lama, gonta ganti pasti pernah dilakuin sama Yakurss. 51-16, 47-16 sampe dikonfigurasi terakhir yaitu 49-15. Kalo menurut Yahya, Ratio ini yang paling pas dipake buat looping dan bike to work. Cukup takjub, mengingat rute b2w Yakurss adalah Ciledug-Pancoran.
 |
| Dura Ace NJS 15t Cog |
Pemilihan komponen di bagian Drivetrain sangat reliable. Kombinasi Sram Omnium, Chainring Dura Ace seri 7710 dan Cog Dura Ace NJS menciptakan putaran yang sangat halus. Gak heran kalo sepeda ini dipake terus-terusan untuk banyak urusan.
 |
| God and Famous Oil Slick Top Cap |
Masuk ke Bagian Cockpit tentu aja penggunaan Dropbar paling masuk akal. Looping yang membutuhkan posisi badan Aero dan selap-selip atau istilah kerennya Lane Spitting sangat pas dilakukan Dropbar dengan ukuran 380mm.
 |
| Zipp Service Course Cockpit |
 |
| #SLAMTHATSTEM |
Istilah Single-Tuner atau penggunaan komponen dari satu merek dengan tipe yang sama, dipilih Yakurss di bagian Finishing Kits. Hal ini 'blio' lakukan karena terinspirasi dari skena otomotif eropa, BMW dengan AC Schnitzer, Manhart, Hartge dan Mercedes dengan AMG, Brabus dan Carlsson.
 |
| Selle Italia Flite Alpes on Zipp Service Course BoB |
Untuk mendapatkan level kekerenan yang sama, Yakurss memilih untuk menggunakan Zipp Service Course pada bagian Stem, Seatpost, dan Dropbar. Ada yang kurang memang yaitu penggunaan Wheelset Zipp sepertinya akan membuat sepeda ini terlihat lebih "End Game". Yakurss pun mengakui dengan respon "Kapan Yhaaa?"
 |
| Seatclamp bawaan 'get the job done'. |
Tetapi, penggunaan Rims Unbrand gak ngebuat sepeda ini keliatan j anggal. Keliatan cocok dan memenuhi kebutuhan untuk muter muter di BinLoop dan Alsut Loop untuk ngejar AVG. Ya mungkin untuk B2W juga dia dikejar dengan COT makanya Perlu Wheelset dengan profil 60mm untuk mengejar Aerodinamika sehingga menciptakan Marginal Gain.
 |
| Front End |
 |
| DT Swiss 370 Track Hub (Depan) |
 |
| Rear End |
Meskipun Yakurss masih memanifestasikan Wheelset Zipp untuk menyelesaikan sepedanya, tapi semua komponen yang Yakurss pilih sudah menunjang kebutuhannya. Mungkin pengalamannya gonta-ganti komponennya yang ngebuat sepeda ini jadi 'Selesai'. Buat pembaca yang pesepeda, apakah sepeda yang lo punya sudah selesai? akan selesai? atau terus terusan mengganti ini itu dengan alasan tersendiri?
 |
| Daftar Komponen Cinelli Caleido milik Yahya Kurniawan / Yakurss |
Comments
Post a Comment