 |
| Cinelli Mash SSCX. |
Coasting dan pengereman dengan tuas adalah suatu kemajuan teknologi yang menyamankan pesepeda. Di sisi lain, low maintenance dari sistem penggerak fixedgear juga memberikan 'ketenangan'. Cinelli Mash SSCX ini menjadi pilihan Mas Bayu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Berbeda dengan frame kolaborasi Cinelli dan Mash pada umumnya, Frame ini mengusung aliran SSCX atau Single Speed Cyclocross (CX). Saat frame ini diproduksi tren Tracklocross dan SSCX sedang naik di Amerika dan Eropa, itulah alasan Cinelli dan Mash memproduksi Frame SSCX ini.
Perbedaan paling mencolok dari Frame ini adalah Tire Clearance yang besar dan Cantilever brake mount. Frame ini muat 'dicolok' ban besar, sehingga Mas Bayu memutuskan untuk menggunakan ban berukuran 700x39??? dengan Cantilever Dia Compe DC980.
 |
SSCX Back-end. |
Selain ukuran ban dan dudukan rem, frame ini memiliki geometri yang mirip-mirip dengan Fixie atau Track Bike pada umumnya. Salah satu kesamaannya adalah Hub Spacing depan 100mm dan belakang 120mm. Dengan begitu, pemilihan hub akan jauh lebih mudah.
Karena hub spacing Frame ini sama dengan Track Biike pada umumnya, Wheelset yang Mas Bayu gunakan adalah WS yang sebelumnya digunakan di Fixie. DT Swiss Track 20-24 Hole, Sapim Double Butted Spokes, dan H+Son Archetype. Mengutip dari specsheet H+Son, rims ini memiliki inner width 17.5mm. Gak heran Kalo Rims ini cocok banget dibungkus pake ban gede.
Lacing Radial pada wheelset depan memberikan performa yang kurang mumpuni untuk pengereman. "Pingin ganti, tapi belum sempet-sempet" ucap Mas Bayu.
 |
| Front Wheelset. |
 |
| 20 holes DT Swiss Track Hub (Front). |
 |
| Radial Lacing Pattern in the front. |
 |
| 3 Crossed Lacing Pattern. |
 |
| Free - Fix on DT Swiss track hub. |
 |
| Rear Wheelset. |
Berbeda dengan Drivetrain Fixedgear atau Tracklocross, SSCX menggunakan sistem freewheel. Pilihan Freewheel jatuh kepada White Industries. Pawl Engagement pada freewheel ini engga terlalu bising, tidak seperti Rollci ASMR atau hub multispeed dengan sistem ratchet. "Pengennya sih Kuwahara tapi gak nemu, mau Rollci gak ada yang 17T, yang ada ini yaudah ambil deh" tutur Mas Bayu.
 |
| Mas Bayu's choice of Drivetrain. |
 |
| Mbois 13 x AARN Special Collaboration Chainring. |
 |
| Galaxy Spray Chainring on Silver Omnium. |
Masuk ke Highlight dari sepeda ini, yaitu Chainring-nya. Chainring ini adalah hasil kolaborasi Mas Ige (@mbois.13) dengan Aarn Chainring (@aarn_). Artikel ini diberi nama Galaxy Spray Chainring, karena memiliki Hard Anodized Finish bertemakan galaksi. Sama seperti artikel lainnya, chainring ini dibuat dari material Al 7075 sehingga ringan dan kuat serta memiliki cutout yang sama dengan Track Chainring Aarn pada umumnya.
Chainring ini udah Mas Bayu miliki sejak 2023, tapi saat itu Mas Bayu belum mendapatkan Frame yang diinginkan. Menurut pengakuan Mas Bayu, dirinya pengen Frameset Single Speed yang mumpuni untuk dipakai ajrut-ajrutan main cross-crossan yang ga sayang buat dikotorin. Mau Mash Steel tapi enggak dapet-dapet, terus pengen yang agak enteng dan enggak pasaran, akhirnya jatuh hati sama Cimash SSCX. Setelah dapet frame ini langsung dirakit dengan Chainring Galaxy Spray. "Mereka berkumpul diwaktu yang tepat."
 |
| Isometric view Cockpit. |
 |
| Side view Cockpit. |
 |
| Top view Cockpit. |
 |
| Does this logo already count as vintage? |
Sepeda ini digunakan Mas Bayu untuk Bike to Work, maka dari itu ada beberapa komponen yang penting untuk menunjang kebutuhan supaya sepeda ini mampu menerjang kemacetan Ibukota. Seperti contohnya Nitto Shredbar untuk memberikan handling yang responsif, bell dari knog agar dapat memberikan notifikasi ke pengendara lain, tuas rem dari brand yang sama dengan cantilever yaitu dia compe dan handgrip dari ODI.
Selle Italia Flite 1990, salah satu saddle yang paling umum digunakan di 'kultur' fixie menjadi pilihan Mas Bayu untuk urusan kenyamanann saat berkendara. Saddle ini dihubungkan dengan seatpost Zipp Service Course diameter 31.6 dan dijepit dengan Seatclamp keluaran Chris King dengan finish Orange Anodized, Matching dengan headset Chris King dengan kelir yang sama.
 |
| Kool Stop brake pad. |
 |
| Polygon 100 Lumens. |
 |
| Crank Brothers Candy 3 Pedal. |
Komponen lainnya untuk menunjang kebutuhan B2W mas bayu adalah Kool Stop Brakepad, Polygon 100 lumens dan pedal Crank Brother Candy 3. Kampas Rem ini mampu meningkatkan kemampuan pengereman alias bikin makin pakem rem Dia Compe Cantilever, Lampu belakang untuk meningkatkan Visibilitas saat berkendara malam hari, dan Pedal Crank Brothers Candy 3 yang bentuknya memikat hati Mas Bayu.
 |
| Mas Bay Shredding in Jakarta, captured by @kaynaraleica |
 |
| Daftar Komponen Cinelli Mash SSCX Bayu Pramudita. |
Comments
Post a Comment